Konsultasi Publik Pembangunan Jaringan Gas Bumi Untuk Rumah Tangga Melalui Skema KPBU

Pertumbuhan penduduk yang meningkat mengakibatkan kebutuhan energi terutama konsumsi LPG juga mengalami kenaikan tidak setara dengan produksi kilang minyak dalam negeri mengakibatkan negara harus mengimpor bahan bakar dan subsidi semakin membesar. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan langkah diversifikasi energi melalui pemanfaatan jargaas. Salah satunya melalui pembangunan jargas untuk rumah tangga dengan skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha) dimana prosesnya dimulai dengan penyusunan laporan studi pendahuluan yang dilanjutkan dengan Konsultasi Publik yang dilaksanakan oleh Kementrian Energi dan Sumber Daya Manusia Melalui Dirjen Migas dan Lemigas, bertempat di Hotel Horison Kota Pasuruan pada hari Selasa tanggal 01 September 2020.
Kegiatan yang dibuka oleh Plt Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, ST juga diikuti Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infastruktur Migas Kementerian ESDM, Staf Ahli Menteri Bidang Perencanaan Strategis Kementerian ESDM, Staf Ahli Kemnaker Bidang Ekonomi dan SDM, Perwakilan PT. PGN, Kepala Subdirektorat Perencanaan Dan Pembangunan Insfrastruktur Migas, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, OPD terkait, Camat Se-Kota Pasuruan,Lurah Se-Kota Pasuruan. Hadir pula secara virtual Narasumber dari Kementrian Keuangan dan Bappenas. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh tanggapan dan masukan dari pemangku kepentingan terkait pelaksanaan pembangunan jargas dengan skema KPBU dimana Pasuruan adalah satu dari sembilan kota/kabupaten se-Indonesia yang terpilih sebagai lokasi dilaksanakannya studi pendahuluan pembangunan jargas melalui skema KPBU.
Sebelum sambutan, didahului dengan penandatanganan berita acara konsultasi publik oleh Bapak Plt. Walikota Pasuruan dengan perwakilan Kementerian ESDM, Camat Se-Kota
Pasuruan dan perwakilan lima lurah. Dalam sambutannya, Plt. Walikota Pasuruan Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST menyampaikan ucapan rasa syukur dan terimakasih karena Kota Pasuruan terpilih dalam pelaksanaan kegiatan studi pendahuluan pembangunan jaringan gas bumi dan Pemkot berkomitmen untuk mendukung penuh program pemasangan jaringan gas bumi untuk rumah tangga. Beliau meminta dukungan dan kerjasama baik dari OPD terkait, Camat dan Lurah dalam pembangunan jaringan gas bumi di Kota Pasuruan. Diharapkan juga kepada Camat dan Lurah untuk berperan aktif karena merupakan garda depan Pemerintah yang dapat mensosialisasikan secara langsung kepada masyarakat program-program yang bertujuan mensejahterakan masyarakat
Lebih lanjut dikatakan, pada tahun 2018 Kota Pasuruan telah mendapat bantuan pemasangan sambungan pipa gas bumi untuk rumah tangga dari Direktoral Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM sebanyak 6.314 sambungan rumah (SR) dan pada tahap selanjutnya 7.003 sambungan rumah yang seharusnya dilaksanakan pada tahun 2020, namun karena dengan adanya pandemi Covid-19 sehingga tahap pembangunan harus ditunda pada tahun 2021. Plt. Walikota Pasuruan berharap agar dengan skema KPBU ini semua rumah di Kota Pasuruan dapat terpasang jaringan gas bumi secara gratis.

About Perekonomian